Rabu, 01 Juli 2020

VTUBE, bisnis ponzi / skema piramida bentuk baru yang berkedok bisnis iklan?

    Sedang viral dan banyak dibicarakan oleh kalangan pebisnis online maupun masyarakat umum, yaitu sebuah aplikasi rintisan startup bernama VTUBE yang menjanjikan dapat menghasilkan uang bagi penggunanya. Cara kerjanya cukup sederhana, tinggal menonton video yang tampil di aplikasi tersebut, dan otomatis uang akan masuk ke akun. Jadi, pengguna akan dapat uang hanya dengan menonton video (iklan) saja. Pertanyaannya, "Siapa yang bayar?"
    James Lembong, salah satu leader VTube mengatakan di media online, “Kita hanya menonton video dan iklan di VTube selama kurang lebih lima menit rutin setiap harinya tanpa bolong selama 40 hari. Kalau kita menyelesaikan misi tersebut maka kita akan mendapatkan poin yang bisa ditukar dengan rupiah dimana satu poin itu nilainya satu dollar”. Wow!

    Aplikasi VTube ini hanya akan bisa di download oleh member yang sudah mendaftar, bukan untuk umum. Mencurigakan ya?

BAGAIMANA CARA KERJA BISNIS VTUBE?

    Bagaimana pengguna VTube dapat menghasilkan uang? Jadi, selama 40 hari, pengguna VTube harus menonton 5 video iklan untuk mendapatkan 0,3 poin. Sehingga dalam 40 hari anda bisa mendapatkan 12 poin. 1 poin bernilai sama dengan $1 USD, sehingga selama 40 hari nonton VTube akan menghasilkan $12 USD. Sampai disini masih masuk akal.
    Yang jadi tanda tanya besar adalah, apabila anda merasa penghasilan anda tersebut kurang? Ada pilihan untuk membeli paket-paket Bintang seperti terlihat di gambar dibawah ini.

Cara kerja bisnis VTUBE

    Semakin tinggi paket Bintang yang anda beli, maka potensi pendapatannya akan semakin besar. Setelah 40 hari, anda kemudian harus tetap membeli paket Bintang tersebut untuk dapat menikmati keuntungan lebih besar dari menonton video VTube. Disinilah kecurigaan terjadinya sistem ponzi atau skema piramida semakin kuat, karena kita harus mengeluarkan uang untuk dapat uang... demikian seterusnya mungkin sampai pengelolanya kabur hehe... 

    Pengguna VTUBE dapat memperbesar potensi penghasilannya dari program referral dimana mereka akan dapat komisi tambahan jika sudah mengajak member-member baru atau "calon korban-korban" baru.

VTUBE VS YOUTUBE

    Kabarnya, VTube dipersiapkan untuk menjadi pesaing Youtube, coba kita bandingkan model bisnis keduanya.
    Kalau Youtube, tidak membayar para penonton videonya. Youtube membayar komisi iklan kepada para pembuat konten video di Youtube. Jadi semakin banyak youtuber menarik penonton, dia akan dibayar oleh Youtube karena traffic tinggi akan menarik pemasang iklan. Jadi, alurnya: 1. Youtuber buat konten yang menarik penonton banyak 2. Youtube akan mendistribusikan iklan di channel Youtuber. 3. Youtube membayar Youtuber berdasarkan view atau click iklan yang dipasang. 4. Perusahaan pemasang iklan membayar ke Youtube karena iklan ditayangkan dan atau diklik penonton. 

    VTube sangat berbeda, justru membayar penonton videonya hehe... Jadi, darimana VTube mendapatkan uang untuk membayar penontonnya? Yang paling masuk akal adalah sumber uang berasal dari penonton yang bayar paket BINTANG, ada waktu 40 hari sebelum bayar balik... dana inilah yang dimanfaatkan untuk membayar member lain. Bagaimana kalau sumber uang dari perusaaan pemasang iklan di VTube? Pertanyaannya, mana ada perusahaan mau bayar penonton iklan yang tujuan nontonnya dapat uang bukan beli produknya. Benar gak?

APAKAH VTUBE BISNIS PONZI / SKEMA PIRAMIDA?

    Jawabannya sangat sederhana, kalau penonton tidak perlu bayar paket untuk dapat uang, maka bisnisnya bukan ponzi / skema piramida. Kalau sebaliknya, ya begitulah hehe...

Kami sarankan hindari bisnis seperti ini. Salam sukses!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar