Tampilkan postingan dengan label Bisnis Online E-Commerce. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis Online E-Commerce. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Juli 2020

Fingo, aplikasi e-commerce dengan sistem afiliasi segera hadir di Indonesia

    Fingo, aplikasi belanja online yang segera hadir di tanah air pada bulan Oktober 2020 akan membawa angin segar untuk pergerakan dan pertumbuhan ekonomi negara kita setelah terhempas oleh badai covid-19. Tapi Fingo juga akan membawa ancaman serius buat aplikasi belanja online yang sekarang sudah beroperasi di Indonesia seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Lazada dan lain-lain.

    Fingo adalah e-commerce marketplace seperti lazada, shopee, bukalapak, tokopedia, dll bedanya fingo ada program afiliasi marketing yang menarik.

    Daftar fingo gratis, tapi kalau berminat menjalankan bisnis afiliasinya harus beli lisensi. Saat kita beli lisensi akan mendapatkan giftpack produk yang nilainya sama dengan nominal pembelian lisensi. Jadi sebenarnya bisa dibilang uang pembelian kita diganti giftpack produk yang nilainya sama, jadi sudah BEP di awal atau "tanpa modal". Belum lagi ada bonus yang berupa voucher gratis yang bisa kita pakai. Karena saat ini fingo belum launching di Indonesia, maka harap sabar dulu... pakai vouchernya nunggu fingo sudah beroperasi di negara kita.

    Setiap shopper yang buka akun memakai referral link kita maka berapapun dia belanja kita akan dapat komisi besarnya sekitar 10% berlaku selamanya dan bisa kita wariskan lisensi yg sudah kita beli. Selain komisi dari belanja, ada komisi referral dari jaringan di bawah kita.

    Saat ini fingo sudah beroperasi di 3 negara, Malaysia, Singapura dan Thailand. Harusnya fingo Indonesia launching bulan April tapi karena ada pandemi akhirnya ditunda rencananya bulan Oktober atau Nopember tahun ini. Merek dagang fingo sebagai e-commerce sudah didaftarkan di HAKI. Secara legalitas sudah siap tinggal nunggu launching saja.

    Nah... mumpung belum banyak yg tahu tentang fingo, ini kesempatan kita untuk bangun team dan jaringan agar ketika launching kita tinggal menikmati hasilnya.

Info lengkap bisa klik link ini bit.ly/InfoFingo2020

Minggu, 21 Juni 2020

Bisnis online di Indonesia terus berkembang pesat

    Siapa sangka... kemajuan teknologi digital di dunia begitu cepat. Memasuki era smartphone, semua berubah dan berpengaruh pada life style kita semua. Yang tidak bisa beradaptasi akan tertinggal bahkan lama-lama akan mati, ini sepertinya yang dialami oleh Nokia... brand handphone yang waktu itu merupakan leading market tapi perlahan meredup ketika gagal beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

    Seiring dengan kemajuan teknologi digital, bisnis online yang bertumpu pada dunia digital juga semakin menggeser keberadaan bisnis offline konvensional. Toko-toko konvensional mulai ketinggalan, termasuk Hero supermarket terkenal yang dulu mempunyai banyak gerai di mall-mall tidak mampu bertahan dan akhirnya memutuskan gulung tikar pada tahun 2019.

    Bisnis online di Indonesia terus berkembang pesat, sejak tahun 2014 Euromonitor mencatat penjualan online di Indonesia sudah mencapai US$ 1,1 miliar. Data sensus Badan Pusat Statistik (BPS) juga menyebut, industri e-commerce Indonesia dalam 10 tahun terakhir meningkat hingga 17 persen dengan total jumlah usaha e-commerce mencapai 26,2 juta unit. Pada tahun 2018, e-commerce di Indonesia tercatat mengalami pertumbuhan sangat pesat, dan diperkirakan akan terus meningkat seiring berkembangnya jumlah pengusaha dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tanah air.

    Tahun 2020 meskipun perkembangan ekonomi terkendala adanya pandemi covid-19, bisnis online tetap melaju. BisnisOnlineIndonesia.com akan berusaha secara rutin memberikan informasi dan analisa bisnis online di Indonesia, semoga bermanfaat dan bisa menjadi sumber inspirasi serta referensi bisnis anda. Salam Sukses!